SUKOHARJO — Tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret menyerahkan inovasi mesin mixer adonan aci berbasis Internet of Things (IoT) kepada mitra UMKM Cilok Mas Jambrong. Usaha cilok tersebut berlokasi di Dk. Dagas, RT 02/09, Kelurahan Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim Pengabdian, Eki Rovianto, M.T., bersama anggota tim pengabdian dan dua mahasiswa, serta diterima langsung oleh pemilik usaha, Faisal Anwar, dan istrinya, Siti Muna Astuti seperti terlihat pada Gambar 1.

Gambar 1. Penyerahan dan Pelatihan Mixer Adonan Aci berbasis IoT
Rangkaian kegiatan diawali dari penyerahan mesin secara simbolis, pendampingan teknis, hingga pelatihan pengoperasian di lokasi produksi mitra. Dalam sesi pelatihan, dilakukan uji coba pembuatan cilok menggunakan mesin mixer yang langsung disaksikan oleh mitra seperti terlihat pada Gambar 2. Penggunaan mesin terbukti mempermudah kerja pembuat cilok karena tangan tidak lagi merasa panas saat menguleni adonan aci, sekaligus mempercepat proses pengadukan hingga adonan menjadi kalis.

Gambar 2. Pelatihan penggunaan mesin
Keunggulan mesin ini terletak pada integrasi sistem IoT yang mampu memantau lima parameter utama secara real-time, yakni konsumsi daya listrik, suhu mesin, waktu pengadukan, suhu adonan, dan tingkat kekentalan adonan. Pemantauan otomatis ini membantu menjaga efisiensi penggunaan energi listrik serta memastikan tingkat konsistensi dan kualitas adonan tetap terjaga. Mahasiswa juga turut serta dalam proses pelatihan terkait penggunaan IoT pada Mixer seperti terlihat pada Gambar 3.

Gambar 3. Mahasiswa menyampaikan penggunaan IoT
Penerapan teknologi tepat guna ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat peningkatan kenyamanan dan efisiensi kerja, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui modernisasi produksi UMKM, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan efisiensi energi dan penggunaan bahan baku.
Melalui penyerahan mesin ini, Cilok Mas Jambrong diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produksinya secara berkelanjutan. Tim pengabdian Sekolah Vokasi UNS juga mengucapkan terima kasih kepada Kemdiktisaintek atas dukungan pendanaan melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun 2026, sehingga kegiatan penerapan teknologi ini dapat terlaksana dengan baik.


